EkaBudhi Pramesti, 2015 MAKNA PERUBAHAN FAKTA CERITA PADA FILMISASI CERPEN JENDELA RARA KARYA ASMA NADIA Universitas Pendidikan Indonesia | perpustakaan.upi.edu . MAKNA PERUBAHAN FAKTA CERITA PADA FILMISASI . CERPEN JENDELA RARA KARYA ASMA NADIA (SEBUAH KAJIAN SASTRA BANDINGAN) kumpulancerpen Emak Ingin Naik Haji karya Asma Nadia. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Data yang diperoleh peneliti berasal dari kumpulan cerpen, Emak Ingin Naik Haji. Karya ini diterbitkan pertama kali oleh Asma Nadia Publishing House, cetakan pertama Agustus 2009. Filmtersebut diadaptasi dari cerpen "Jendela Rara" karya Asma Nadia. Kisah dalam film tersebut terinspirasi dari model biner dalam dongeng moral berjudul The Prince and The Pauper karya Mark Twain. Sang pangeran adalah tokoh Aldo, seorang anak laki-laki dari keluarga kaya-raya dengan sindrom mental, SahabatJadi Cinta - Cerpen Persahabatan Cinta Teman Pertama Di Hidupku - Cerpen Persahabatan Cerpen Islami dengan judul Cinta Laki - Laki Bia Cerpen islami karya Asma Nadia memang sudah tida Karya Asma Nadia JENDELA RARA (Cerpen Asma Nadia) Sebuah r karya Asma Nadia; karya Asma Nadia; puisi sahabat; wisata di kota kediri Berkatsupport dan dorongan disekitarnya, Asma Nadia terus mengirimkan tulisannya ke majalah islam dan lokal lainnya.Pada tahun 1994 sebuah cerpen Asma yang berjudul Imut dan Koran Gondrong berhasil menjuarai Lomba Menulis Cerita Pendek Islami (LMCPI) tingkat nasional yang diadakan majalah Aninda saat itu. Beberapa buku Asma yang terkenal dan diangkat menjadi karya sinematografi adalah: KomentarArtikel : Buku inspiratif yang ditulis berdasarkan kisah dan pengalaman pembaca karya Asma Nadia mulai dari cerpen hingga buku terbitan yang memiliki judul bera Komentar Artikel : Asma Nadia Inspirasiku, 30 Kisah Menggugah di balik Karya Asma Nadia - Kompasiana.com RumahTanpa Jendela merupakan film yang dibuat atau disutradarai oleh Aditya Gumay. Film ini diilhami dan dikembangkan berdasarkan cerpen Jendela Rara karya Asma Nadia dalam kumpulan cerpen Emak Ingin Naik Haji. Film Rumah Tanpa Jendela berdurasi 100 menit dan diproduksi oleh PT Smaradhana Pro Sanggar Ananda. Film yang Bukanbesarnya rumah atau luas halaman dari balik pagar rendah yang memesona Rara, melainkan jajaran pot-pot cantik yang ditaruh di depan jendela-jendela besar rumah tersebut. Belum pernah Rara melihat jendela sedemikian indah. Mulai hari itu, ia punya sesuatu untuk diimpikan. Bapak dan Ibu harus tahu. Novelyang dikembangkan dari cerpen Asma yang berjudul Jendela Rara, ini mengangkat tema yang sangat sederhana. Namun mampu membeberkan permasalahan di dua kelompok masyarakat Jakarta. Cerpen lain karya Asma Nadia, Emak ingin naik Haji, juga pernah diangkat ke layar lebar dan meraih banyak penghargaan. Novel dan Filmnya sangat menyentuh hati. FRASAADJEKTIVAL DALAM CERPEN JENDELA RARA KARYA ASMA NADIA FRASA ADJEKTIVAL DALAM CERPEN. JENDELA RARA KARYA ASMA NADIA. Mata Kuliah Sintaksis. Dosen Pengampu : Dr. Miftahul Khairah Anwar., M.Hum. Ulfah Ratna Sari 2125152897. 2 Sastra Indonesia Linguistik OIrsXE. 1 EKRANISASI CERPEN “JENDELA RARA” KE FILM RUMAH TANPA JENDELA KAJIAN PSIKOLOGI ANAK 2 EKRANISASI CERPEN “JENDELA RARA” KE FILM RUMAH TANPA JENDELA KAJIAN PSIKOLOGI ANAK SKRIPSI diajukan guna melengkapi tugas akhir dan memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Sastra Indonesia S1 dan mencapai gelar Sarjana Sastra oleh Lailatul Maghfiroh NIM 090110201008 JURUSAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS JEMBER 3PERSEMBAHAN Skripsi ini saya persembahkan untuk 1. Ibunda Linda dan Ayahanda Mustajib yang tercinta; 2. adik-adikku Kiki dan Rizka yang tersayang; 3. guru-guruku sejak taman kanak-kanak sampai dengan perguruan tinggi; 4MOTO Kita tidak bisa menjadi bijaksana dengan kebijakan orang lain, tapi kita bisa berpengetahuan dengan pengetahuan orang lain. Michael De Montaiqne1 Tantangan terbesar yang anda hadapi adalah mampukah anda menentang keraguan dan kemalasan yang ada pada diri anda sendiri. Robert Tkyosaki2 1 2 5PERNYATAAN Saya yang bertanda tangan di bawah ini nama Lailatul Maghfiroh NIM 090110201008 menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul “Ekranisasi Cerpen Jendela Rara’ ke Film Rumah Tanpa Jendela Kajian Psikologi Anak” adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali kutipan yang sudah saya sebutkan sumbernya, belum pernah diajukan pada institusi mana pun, dan bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya, tanpa ada tekanan dan paksaan dari pihak manapun serta bersedia mendapat sanksi akademik jika ternyata di kemudian hari pernyataan ini tidak benar. Jember, 29 Juli 2013 Yang menyatakan, Lailatul Maghfiroh 6SKRIPSI EKRANISASI CERPEN “JENDELA RARA” KE FILM RUMAH TANPA JENDELA KAJIAN PSIKOLOGI ANAK Oleh Lailatul Maghfiroh NIM 090110201008 Pembimbing 7PENGESAHAN Skripsi berjudul “Ekranisasi Cerpen Jendela Rara’ ke Film Rumah Tanpa Jendela Kajian Psikologi Anak”telah diuji dan disahkan pada hari, tanggal Jumat, 02 Agustus 2013 tempat Fakultas Sastra Universitas Jember Tim Penguji Ketua Dra. Hj. Sri Mariati, NIP 195408251982032001 Anggota I, Anggota II, Dra. Hj. Titik Maslikatin, Dra. BM. Sri Suwarni Rahayu NIP 196403041988022001 NIP 194905071974122001 Mengesahkan Dekan, 8RINGKASAN Ekranisasi Cerpen “Jendela Rara” ke Film Rumah Tanpa Jendela Kajian Psikologi Anak; Lailatul Maghfiroh; 090110201008; 2013 193 halaman; Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Jember. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan unsur-unsur struktural, psikologi anak periode Intelektual, dan Mendeskripsikan perbedaan antara cerpen “Jendela Rara” dan film Rumah Tanpa Jendela. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dalam menganalisis struktural, psikologi anak, dan perbedaan antara cerpen dan film sebagai objek formal kajian yang akan diteliti, sedangkan objek materialnya adalah cerpen “Jendela Rara” cetakan ketiga pada tahun 2010 dan film Rumah Tanpa Jendela yang diproduksi Smaradhana Pro tahun 2011. Teori struktural merupakan langkah awal yang digunakan dalam penelitian sebelum menggunakan teori lain untuk menganalisis sebuah karya sastra. Analisis struktural dalam cerpen “Jendela Rara” dan film Rumah Tanpa Jendela meliputi judul, penokohan dan perwatakan, latar, serta konflik. Hasil dari keseluruhan analisis unsur-unsur struktural pada cerpen “Jendela Rara” dan film Rumah Tanpa Jendela yang berupa judul, penokohan, latar, dan konflik saling berkaitan dan berpadu membentuk satu kesatuan yang utuh. Kajian psikologi merupakan kajian lanjutan dari kajian struktural. Ilmu jiwa anak merupakan ilmu yang menyelidiki kehidupan kejiwaan anak, berusaha menemukan hal-hal yang beraturan, dan aspek-aspek yang khusus unik dalam diri anak yang tengah berkembang. Pada masa anak sekolah dasar 6-12 tahun periode intelektual, proses pertumbuhan dan perkembangan terjadi sangat cepat dan pesat. Perubahan yang terjadi pada seorang anak tidak hanya meliputi perubahan fisik, tetapi juga perkembangan berfikir, perasaan, dan sosial. Analisis psikologi anak periode intelektual dalam cerpen “Jendela Rara” dan film Rumah Tanpa Jendela 9fantasi, kehidupan perasaan anak, rasa takut, serta kehidupan volutif konatif, kemauan anak. Analisis psikologi anak periode intelektual menunjuk pada faktor internalnya yang secara garis besar di dalam tokoh Rara ada dua aspek, yaitu aspek psikis dan fisik. Kedua aspek tersebut saling berhubungan membentuk suatu fungsional yang mendukung, mendorong, dan mempengaruhi perkembangan pola pikir anak, yang akhirnya tokoh tersebut mengalami perubahan baik secara fisik maupun psikis. Pemindahan cerpen “Jendela Rara” ke film Rumah Tanpa Jendela mengakibatkan terjadinya perubahan. Dengan kata lain, pengadaptasian cerpen ke film berarti proses perubahan dari sesuatu yang dihasilkan secara individu menjadi sesuatu yang dihasilkan secara bersama-sama. Perubahan dunia kata-kata menjadi dunia gambar-gambar bergerak berkelanjutan dan mengubah imajinasi linguistik menjadi imajinasi visual, sehingga ada perbedaan antara cerpen “Jendela Rara” dan film Rumah Tanpa Jendela disebabkan adanya proses perubahan, penambahan, dan perubahan bervariasi. Oleh karena itu, cerpen “Jendela Rara” dan film Rumah Tanpa Jendela menyebabkan terjadinya perubahan makna baru. Makna baru yang ditimbulkan akibat adanya perubahan itu, lebih ke fungsi dramatik dan efektifitas cerita. Hal ini mengingat cerpen merupakan cerita pendek kurang dari kata, sehingga sutradara mengembangkan filmnya. Manfaat dari hasil analisis terhadap cerpen” Jendela Rara” dan film Rumah Tanpa Jendela adalah mengajarkan kepada kita untuk lebih giat bekerja, kita harus bisa memberi ruang untuk orang lain, membuka hati dan memberikan begitu banyak cinta dan menebarkan kebaikan pada orang di sekeliling kita. Melalui tokoh Rara, Allah mengajarkan kita membuka hati agar mencintai sesama yang kekurangan, banyak bersyukur meskipun hidup serba kekurangan, dan kita dapat mengubah pandangan kita yang sebelumnya bersikap negatif terhadap anak jalanan, menjadi posiif untuk peduli terhadap anak-anak jalanan. Melalui ekranisasi bisa 10PRAKATA Puji syukur ke hadirat Allah Swt. atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Ekranisasi Cerpen Jendela Rara’ ke Film Rumah Tanpa Jendela Kajian Psikologi Anak”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat menyelesaikan pendidikan strata satu S1 pada Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Jember. Penyusunan skripsi ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis menyampaikan terima kasih kepada 1. Dr. Hairus Salikin, selaku Dekan Fakultas Sastra Universitas Jember; 2. Dr. Agus Sariono, selaku Ketua Jurusan Sastra Indonesia; 3. Dra. Hj. Sri Mariati, selaku Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktu dan pikiran serta perhatiannya untuk memberikan bimbingan dan pengarahan demi terselesainya skripsi ini; 4. Dra. Hj. Titik Maslikatin, selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktu dan pikiran serta perhatiannya untuk memberikan bimbingan dan pengarahan demi terselesainya skripsi ini; 5. Dra. Sunarti Mustamar, selaku Dosen Pembimbing Akademik yang telah membimbing selama penulis menjadi mahasiswi; 6. Bapak dan Ibu dosen Fakultas Sastra Universitas Jember yang telah memberikan ilmu dalam belajar; 7. staf jurusan, perpustakaan dan akademik Fakultas Sastra; 8. kekasihku Roby Robson yang telah memberikan semangat dan dukungan dalam menyelesaikan skripsi ini; 9. teman-teman DKK yang telah memberikan semangat dan dukungan; 10. teman-teman Sastra Indonesia angkatan 2009 yang telah memberikan semangat, kebersamaan, dan keceriaan; 11. Ana, Cinta, Fai, Joris, dan Eliya, terimakasih telah menciptakan suasana nyaman 1112. semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Penulis juga menerima segala kritik dan saran dari semua pihak demi kesempurnaan skripsi ini. Akhirnya penulis berharap, semoga skripsi ini dapat bermanfaat. 12131415a. Penambahan Tokoh ... 157 b. Penambahan Latar ... 168 Penambahan Bervariasi ... . 175 Tabel Perbedaan antara Cerpen dan Film ... . 180 Makna Perubahan ... . 186 BAB 6. KESIMPULAN ... . 188 DAFTAR PUSTAKA ... 192