Assalammualaikum Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang "Hutan Kerangas". Berikut dibawah ini penjelasannya: Kawasan zona hutan merupakan suatu kawasan yang dapat dikatakan sangat berarti untuk planet bumi. Kawasan hutan ialah salah satu aspek utama dalam pembuatan relief permukaan bumi. banyak sekali daratan yang tercipta serta Ituseperti di daerah pantai dan hampir di seluruh Indonesia, Sumatera, Papua, Kalimantan, hingga Jawa. 15. Tanah Mergel. Tanah mergel ini juga berasal dai kapur. Tapi kapurnya bercampur dengan berbagai bahan lain yang membedakan, seperti pasir. Tanah ini terbentuk dari batuan kapur, pasir, dan tanah liat. Banyak terdapat mineral dan air di Hutanini banyak terdapat di daerah Nusa Tenggara dan dimanfaatkan sebagai lahan usaha peternakan sapi dan kuda. Berbagai jenis hutan yang ada di Indonesia tersebut memiliki manfaat antara lain sebagai berikut. Menyimpan serta mengatur persediaan air, sebab akar-akar pohon di hutan mampu menghambat dan menahan jalannya air yang masuk dalam Sebab hutan ini membentang di daerah tropis hingga subtropis dengan garis lintang 10°LU - 10°LS dan rata-rata suhu berkisar 23° - 31° celsius. Selain di Indonesia, hutan yang juga dikenal dengan nama hutan basah ini banyak berada di daerah aliran sungai Amazon-Orinoco, Amerika Tengah, Asia Tenggara, Papua Nugini, dan Kongo, Afrika. Terdapatbeberapa jenis hutan buatan yang dapat kita temui antara lain: Hutan karet Hutan pinus Hutan sengon Hutan Tusam Hutan Jati Hutan Mlanding, dsb. Hutanadalah suatu wilayah yang memiliki banyak tumbuh-tumbuhan lebat yang berisi antara lain pohon, semak, paku-pakuan, rumput, jamur dan lain sebagainya serta menempati daerah yang cukup luas. Hutan berfungsi sebagai penampung karbon dioksida ( carbon dioxide sink ), habitat hewan, modulator arus hidrologika, dan pelestari tanah serta Berikutini jenis tanah yang terdapat di Indonesia yaitu : 1. Tanah gambut, jenis tanah ini berasal dari bahan induk organik seperti dari hutan rawa atau rumput rawa biasanya tersebar di pantai timur Sumatra, pantai Kalimantan Barat dan Selatan, serta pantai Papua. 2. Tanah aluvial, penyebarannya di daerah dataran aluvial sungai, dataran Hutanmangrove atau bakau adalah hutan yang tumbuh di wilayah pesisie pantai. Indonesia adalah negara dengan jumlah mangrove terbanyak di dunia. Persebaran hutan mangrove di Indonesia umumnya teletak di pantai dataran rendah pulau besar, yaitu di pantai timur Sumatera, pantai barat dan utara Sulawesi, pantai utara Jawa, dan pesisir Kaimana dan teluk Bintuni di Papua. Faunaatau binatang yang hidup di hutan buatan jenisnya tidak banyak dan tidak bervariasi seperti hutan alami . Jenis- jenis Hutan Buatan. Hutan buatan tidak hanya terdiri dari satu jenis saja. Terdapat beberapa jenis hutan buatan yang dapat kita temui antara lain: Salah satu hutan kota yang cukup terkenal adalah Kebun Raya Bogor yang C KEBERADAAN PERATURAN DAERAH DALAM PERLINDUNGAN HAK ATAS TANAH ADAT Menurut Yul Ernis (2019: P 447) Sebagaimana yang telah diuraikan diatas Daerah Kalimantan Tengah sudah memiliki peraturan yang berkaitan dengan hukum adat, yaitu Perda No.16 Tahun 2008 tentang Kelembagaan Adat Dayak Perda No.1 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan AvV7u2. PARBOABOA - Hutan adalah wilayah yang identik dengan tumbuhan yang lebat. Mulai dari pepohonan, rumput, jamur, dan berbagai ekosistem lainnya juga terdapat didalam. Indonesia sendiri memiliki wilayah hutan dengan total luas mencapai hektare yang tersebar kedalam beberapa daerah. Keberadaan hutan menciptakan daerah hijau yang mampu berperan sebagai paru-paru dunia yang dapat juga mencegah terjadinya kekeringan di muka bumi ini. Namun cukup disayangkan, luas hutan di Indonesia semakin lama semakin berkurang. Padahal potensi yang di hasilkan dari hutan di Indonesia cukup tinggi. Saking besarnya potensi hutan di Indonesia, negara kita masuk peringkat sebagai pengekspor hasil hutan terbanyak di dunia. Selain itu Indonesia juga menduduki peringkat ke sembilan, sebagai negara yang memiliki hutan terluas di dunia. Indonesia memiliki beberapa macam jenis hutan, yakni hutan lindung, hutan produksi, dan juga hutan suaka alam atau hutan konservasi. Nah untuk lebih jelasnya, yuk simak pembahasan berikut yakni mengenai provinsi penghasil daerah hutan terbesar di Indonesia. Apakah provinsi kamu termasuk didalamnya? 1. Papua Di Papua terdapat wilayah hutan dengan total luas mencapai hektare. Papua dan Papua Barat menjadi wilayah penghasil hutan primer atau terbesar di Indonesia. Hal ini disebabkan karena, wilayah di Papua masih banyak yang belum tersentuh oleh tangan manusia. Oleh sebab itu, Papua menjadi andalan Indonesia sebagai wilayah penyumbang hutan paling luas di dunia yakni mencapai 319 ribu kilometer kuadrat. 2. Kalimantan Tengah Daerah penghasil hutan terbesar di Indonesia kedua berada di provinsi Kalimantan Tengah. Area hutan di daerah ini mencapai 153,6 ribu kilometer kuadrat atau hektare. Kalimantan Tengah memiliki wilayah hutan rawa gambut dan ada juga wilayah hutan yang dijadikan sebagai taman nasional untuk menyimpan kekayaan flora dan fauna. 3. Kalimantan Timur Daerah ketiga provinsi penghasil hutan terbesar di Indonesia terletak di provinsi Kalimantan Timur dengan total wilayah hutan mencapai 147,3 kilometer kuadrat atau hektare dan 60% lahannya merupakan hutan produksi. Di provinsi ini juga terdapat 4 wilayah ekoregion yang penuh dengan hutan hujan. Apakah kamu tahu apa itu wilayah ekoregion? Ekoregion adalah wilayah geografis yang memiliki kesamaan ciri iklim, tanah, air, flora, dan fauna asli, serta memiliki pola interaksi manusia dengan alam yang menggambarkan integritas sistem alam dan lingkungan hidup. 4. Riau dan Kepulauan Riau Riau dan Kepulauan Riau memiliki beberapa jenis hutan, mulai dari hutan mangrove, hutan lindung, cagar alam, hingga hutan produksi. Hutan produksi memilki peran sebagai pendukung industri hasil hutan di provinsi ini. Luas hutan di daerah Riau dan Kepualuan Riau sendiri mencapai kurang lebih hektare. 5. Kalimantan Barat Kalimantan Barat memiliki wilayah hutan yang masuk kedalam hutan tropis. Hutan disini memiliki ekosistem dan habitat hewan dan tumbuhan yang sangat terjaga. Wilayah hutan yang berada di provinsi ini mencapai hektare. Hutan tropis didaerah ini pun telah dijadikan sebagai Taman Nasioanal Betung Kerihun yang menampung beragam flora dan fauna. 6. Maluku dan Maluku Utara Daerah Maluku dan Maluku Utara juga memiliki banyak hutan lindung dan juga hutan alam yang belum banyak terjamah manusia. Luas hutan yang menjadi salah satu kebanggaan masyarakat lokal di Provinsi ini mencapai hektare. 7. Sulawesi Tengah Daerah Sulawesi Tengah juga menjadi salah satu penghasil hutan terbesar di Indonesia. Provinsi ini memiliki area hutan paling luas jika dibandingkan dengan provinsi lain yang berada di pulau Sulawesi. Provinsi Sulawesi Tengah memilki total luas wilayah hutan mencapai hektare. Jadi, dari pembahasan diatas dapat kita simpulkan bahwa negara Indonesia masih memiliki wilayah hutan yang cukup luas dibandingkan dengan negara-negara lain. Namun walaupun begitu, sebagai generasi muda kita dituntut agar mampu mengelola dan menjaga dengan baik hutan yang kita miliki agar tidak sampai rusak. Hal ini berguna agar generasi-generasi berikutnya juga dapat menikmati keindahan alam yang dimiliki negara kita, salah satunya adalah hutan. Selain itu, upaya tersebut juga bertujuan supaya ekosistem tetap seimbang dan wilayah resapan air tetap terjaga, agar kita pun terhindar dari bencana alam. Yuk teman-teman, mulai sekarang jaga dan cintai hutan dan alam kita ya! Mulailah dari hal sederhana, yakni terapkan prinsip jangan buang sampah sembarangan dimanapun kamu berada. Menurut sifat pembuatan atau pembentukkan hutan, hutan dibagi menjadi dua, yakni hutan alam dan hutan buatan. Natural forest atau hutan alam adalah hutan yang terbentuk secara alami atau murni dari alam, tanpa adanya campur tangan manusia. Sedangkan, hutan buatan adalah hutan yang sengaja dibuat oleh manusia atau juga disebut man made forest. Pengertian Hutan BuatanKarakteristikJenis Artificial ForestCiri & KarakteristikManfaat Hutan Buatan1. Penyeimbang Alam2. Reboisasi / Penghijauan3. Bahan Baku Industri Kehutanan4. Objek WisataDampak Negatif1. Mengurangi Lahan2. Memperkaya Satu Pihak3. Penelitian Tidak MaksimalFAQ Hutan buatan atau Artificial Forest merupakan hutan yang keberadaannya bukan disebabkan karena proses alam, melainkan karena sengaja dibuat dan dibudayakan oleh manusia. Karena sengaja dibentuk oleh manusia, maka hutan ini memiliki sifat yang sedikit berbeda dengan jenis hutan lainnya yang terbentuk secara alami. Karakteristik Akibat dari proses terbentuknya, hutan buatan memiliki ciri atau karakter khusus, antara lain Memiliki karakteristik homogen, baik dilihat dari segi jenis tanaman, umur tanaman, serta metode penanamannya. Perkembangannya dapat dikontrol oleh manusia Bisa berada di tengah-tengah atau sekitar pemukiman warga Tata letak tanaman nampak lebih rapi daripada hutan alami Hasil hutan berupa kayu maupun non kayu biasanya dimanfaatkan untuk kepentingan industri Fauna atau binatang yang hidup di hutan buatan jenisnya tidak banyak dan tidak bervariasi seperti hutan alami Jenis Artificial Forest Terdapat tiga jenis hutan yang sengaja dibentuk untuk tujuan dan fungsi tertentu, antara lain Hutan Rakyat community forest adalah hutan yang dibuat oleh rakyat dan pengelolaannya dilakukan oleh rakyat. Biasanya hutan rakyat terletak di wilayah tanah milik adat atau tanah milik negara. Hutan Kota urban forest adalah kawasan ruang terbuka hijau di daerah perkotaan. Fungsi hutan kota sebagai nilai estetika keindahan kota dan mengurangi degradasi lingkungan perkotaan dari dampak negatif pembangunan wilayah perkotaan. Hutan Tanaman Industri timber estates atau timber plantation adalah kawasan yang ditumbuhi pepohonan. Tujuan dan manfaat hutan tanaman industri adalah untuk memenuhi kebutuhan akan bahan baku industri kehutanan, seperti bahan baku kayu maupun nonkayu. Hutan tanaman industri adalah salah satu bentuk hutan produksi. MONGABAY Ciri & Karakteristik Hutan buatan memiliki ciri-ciri berupa tanaman homogen, sehingga jenisnya juga dapat dikelompokkan berdasarkan pohon yang sengaja ditanam pada kawasan hutan, seperti Hutan Karet Hutan Pinus Hutan Sengon Hutan Tusam Hutan Jati Hutan Mahoni dan lain sebagainya Manfaat Hutan Buatan Manfaat yang diperoleh dari hutan buatan tidak dapat lepas dari tujuan pembentukan hutan ini. Sebab, hutan ini dibuat untuk tujuan tertentu baik bagi manusia serta makhluk hidup lainnya. Berikut adalah manfaat dari hutan buatan, antara lain 1. Penyeimbang Alam Tujuan dan manfaat yang dapat diperoleh dari pembentukan hutan non alami adalah sebagai penyeimbang alam, terutama jika hutan dibangun pada kawasan perkotaan. Kawasan perkotaan yang padat dan erat berkaitan dengan pencemaran menyebabkan kualiats lingkungan hidup semakin rendah. Oleh sebab itu, kondisi lingkungan perkotan perlu dinetralisir dengan oksigen serta kualitas air tanah. Manfaat tersebut dapat diperoleh dengan adanya hutan buatan. 2. Reboisasi / Penghijauan Reboisasi adalah rangkaian kegiatan penghijauan yang dilakukan pada kawasan hutan atau daerah yang akan difungsikan menjadi kawasan hutan. Kegiatan reboisasi dilakukan pada areal hutan yang telah rusak atau kawasan non-hutan yang akan dijadikan menjadi kawasan hutan. Manfaat dari penghijjauan ini adalah pembersihan kotoran-kotoran alam dan zat-zat tidak terpakai yang bersumber dari kegiatan manusia. 3. Bahan Baku Industri Kehutanan Hutan buatan memiliki ciri berupa pepohonan homogen. Hutan jati dan hutan mahoni merupakan salah satu jenis hutan yang memberi pasokan bahan baku industri kehutanan. Manfaatnya diambil dari hasil kayu dan non kayu. Seperti kayu untuk bahan produksi meubel atau furniture, serta non kayu seperti getah, madu, dan sebagainya. 4. Objek Wisata Hutan buatan juga bermanfaat untuk saran rekreasi dan obyek wisata. Karena dibuat oleh manusia, biasanya hutan ini memiliki tata letak dan estetika yang baik, seperti kerapian, jenis tanaman, dan sebagainya. Pixabay Dampak Negatif Tidak selamanya jenis hutan tertentu memberikan manfaat positif, akan tetapi juga dapat memberikan dampak negatif jika tidak mempertimbangkan faktor-faktor lainnya. Berikut adalah kerugian dari dibuatnya hutan buatan, yakni 1. Mengurangi Lahan Lahan perkotaan yang memiliki nilai ekonomis dan strategis, misalnya untuk kepentingan industri dan pemukiman. Penataan kota yang baik dan pemilihan lokasi hutan buatan akan memberikan manfaat maksimal. Akan tetapi, jika pembangunan hutan tidak memperhatikan hal tersebut, maka kerugian sektor lain akan dirasakan. 2. Memperkaya Satu Pihak Hutan buatan yang sengaja dibuat oleh salah satu pihak hanya akan memperkaya pihak tertentu dan bukan untuk kesejahteraan bersama. Misalnya hutan buatan yang dimiliki pribadi dan pengelolaannya cenderung pada tujuan komersial. 3. Penelitian Tidak Maksimal Keanekaragaman hayati yang ada didalam hutan buatan tidak memiliki variasi yang terlalu banyak, sehingga kurang cocok untuk lokasi penelitian. Agar mendapatkan sampel yang baik, maka penelitian hutan seperti analisis vegetasi dapat dilakukan pada hutan alam. FAQ Apa yang dimaksud Hutan Buatan? Hutan Buatan atau Artificial Forest adalah hutan tanaman pohon yang sengaja ditumbuhkan oleh manusia dan dikelola secara intensif. Menurut sifat pembentukan hutan, hutan dibagi menjadi dua, yaitu hutan alam dan hutan buatan. Hutan alam merupakan hutan yang terbentuk secara alami, tanpa campur tangan manusia. Sedangkan, hutan buatan merupakan hutan yang sengaja dibuat oleh buatan adalah hutan yang keberadaannya bukan dibentuk secara alami, melainkan karena sengaja dibuat dan dibudidayakan oleh manusia. Dikarenakan hutan ini memang sengaja dibentuk, membuat hutan buatan memiliki sifat yang sedikit berbeda dibandingkan jenis hutan alami Hutan BuatanHutan buatan tidak terdiri dari satu jenis saja. Tetapi terdapat banyak jenis hutan buatan yang dapat kita temui, yaituHutan karetHutan pinusHutan sengonHutan TusamHutan JatiHutan Mlanding, Hutan BuatanHutan buatan adalah hutan yang sengaja dibuat oleh tangan manusia. Karena itulah hutan jenis ini memiliki ciri-ciri yang khusus bila dibandingkan dengan jenis hutan lainnya, sehingga lebih mudah untuk mengenali hutan ini. Beberapa ini ciri-ciri dari hutan buatan antara lain sebagai berikutMemiliki ciri-ciri hutan homogen, jika dilihat dari segi jenis tanamannnya, umur tanamannya, maupun metode dapat dikontrol oleh ini bisa berada di tengah- tengah pemukiman atau tegah ini terlihat lebih rapi daripada hutan pepohonannya dimanfaatkan untuk kepentingan jenis fauna atau binatang yang hidup di hutan ini tidak banyak dan bervariasi seperti hutan jenis beberapa ciri-ciri dari hutan buatan yang mungkin saja sulit untuk kita temui di hutan lainnya yang terbentuk karena proses Hutan BuatanHutan buatan merupakan hutan yang sengaja dibuat untuk mendatangkan manfaat tertentu. Karena itulah hutan ini tentu saja memiliki banyak sekali manfaat. Secara umum hutan ini akan mendatangkan banyak manfaat untuk lingkungan sekitarnya dan bagi sesama mahluk hidup di sekitarnya. Ini merupakan beberapa manfaat yang diberikan hutan buatan, yaituSebagai penyeimbang alamManfaat pertama dari hutan buatan adalah dibuat untuk digunakan sebagai penyeimbang alam, terutama jika hutan ini dibuat di tengah-tengah kota. Kawasan perkotaan merupakan kawasan yang banyak polusinya menjadi tidak sehat bagi pernapasan manusia serta akan banyak menimbulkan berbagai dampak yang buruk bagi lingkungan karena itu polusi yang terdapat di kawasan perkotaan perlu dihilangkan dengan oksigen yng diproduksi oleh pepohonan hutan buatan. Tidak hanya itu semakin banyak hutan yang ditebang liar oleh orang tidak bertanggung jawab akan memicu terjadinya pembangunan hutan buatan. Pembangunan hutan buatan memang sengaja dibangun untuk penyeimbang suatu wujud penghijauanPenghijauan sangat perlu untuk dilakukan sebagai wujud dari pembersihan dari kotoran-kotoran yang ada di lingkungan alam. Salah satu bentuk kotoran yang terdapat di ala mini adalah gas-gas dan zat-zat yang tidak terpakai merupakan hasil dari berbagai proses aktivitas manusia itu dapat membantu untuk menestralisir zat-zat yang tidak berguna bagi alam, manusia, maupun mahluk hidup kebutuhan industri manusiaHutan buatan memiliki manfaat lainnya yaitu untuk memenuhi kegiatan industry suatu perusahaan. Salah satu manfaat dibangunnya hutan buatan adalah untuk menyediakan bahan baku industry pabrik kertas yang sengaja membuat hutan pinus agar dapat memperoleh bahan produksi berupa kayu pohon pinus atau hutan jati yang dibuat oleh suatu perusahaan furniture agar mudah untuk mendapatkan bahan produksi berupa kayu pohon objek wisataSalah satu manfaat hutan buatan lainnya adalah sebagai tempat objek wisata dan rekreasi. Karena hutan wisata ini sengaja dibuat dan dikembangkan oleh manusia, maka biasanya hutan ini nampak kelihatan rapi daripada hutan kerapian hutan ini adalah terletak pada usia dari pohon hutan ini yang relatif sama sehingga menyebabkan perpohonan di hutan ini memiliki tinggi yang sama. Karena tampak lebih rapi inilah yang memunculkan daya tarik akan hutan buatan wisata tersebut sebagai salah satu tempat objek wisata dan beberapa manfaat yang dihasilkan dengan adanya hutan buatan. Selain mempunyai manfaat, hutan buatan juga membawa dampak negatif.